40 views

Telaga Warna Dieng

Malioboro Pos

Salah satu wajah dari keberagaman dan keunikan budaya negeri ini, Dataran Tinggi Dieng
memang tak pernah habis untuk di telusuri, filosifi adat hingga pesona candi tertua merupakan daya tarik utama untuk diketahui, namun tak hanya itu, Dataran Tinggi Dieng juga di anugrahi dengan keistimewaan alam.

Panorama danau dengan gugusan bukit yang mengelilinginya, hijau merata di sepanjang mata memandang dan tampak unik dari salah satu telaga yang dipagari lebatnya hutan disekililing, telaga itu terlintas seperti memiliki warna yang berbeda, air terbilang sangat tenang dan mampu memberikan pantulan cermin terbalik pada pemandangan yang indah di pesisirnya. Danau ini disebut, Telaga warna, salah satu obyek wisata yang menjadi tempat kunjungan terbaik di dataran tinggi dieng.

Telaga Warna Dieng adalah salah satu objek wisata yang berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Nama Telaga Warna sendiri diberikan karena keunikan fenomena alam yang terjadi di tempat ini, yaitu warna air dari telaga tersebut yang sering berubah-ubah. Terkadang telaga ini berwarna hijau dan kuning atau berwarna warni seperti pelangi. Fenomena ini terjadi karena air telaga mengandung sulfur yang cukup tinggi, sehingga saat sinar Matahari mengenainya, maka warna air telaga nampak berwarna warni.

Dataran tinggi dieng berada di desa dieng ini terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, bagi warga kota Yogyakarta untuk mencapai Desa dieng akan melewati tiga kabupanten yakni Magelang, Temanggung hingga Wonosobo, sesampai di kota wonosobo di lanjutkan arah utara melewati dua kecamatan yakni Mojo Tengah hingga ke Kejajar, jika tiba di desa Dieng dapat dilanjutkan menggunakan pilihan tranportasi andong dan ojek atau Berjalan kaki tampak lebih memberikesan tersendiri.
Telaga warna, lokasinya yang berada di ketinggian hingga lebih dari 2000 meter terhadap permukan laut tak menjadi alasan bagi para wisatawan untuk tidak mengunjunginya, rasa dingin kesan pertama menginjakan kaki menuju puncak dataran tinggi dieng, walau terik sekalipun kabut putih tak beranjak hilang menutupi jajaran bukit yang mengililingi telaga ini.

Keunikan warna air telaga merupakan panorama yang tampak selain keindahan alam di sekililingnya, warna air akan berubah mengikuti pantulan sinar yang menerpa permukaan telaga ini, Kejadian alam dari warna telaga tersebut dipengaruhi oleh sulfur (belerang) yang terkandung di air telaga, sinar cahaya matahari yang langsung menuju permukaan telaga akan menimbulkan gradiasi warna yang indah.

Warna warna yang dominan seperti hijau, kuning, biru muda bahkan warna itu dapat bercampur seperti bias cahaya yang menyerupai pelangi, bagi anda yang menyukai kegiatan potografi tentu fenomena alam ini patut untuk diabadikan.

Untuk menyusuri telaga inipun telah di permudah dengan pembuatan jalan setapak di dipinggiran danau, dari lokasi tersebut dengan jelas pesona air telaga dapat di nikmati dengan serta pemandangan alam sekitar.

Tak jauh dari telaga terdapat danau serupa, danau yang disebut telaga pengilon, banyak wisatawan lain yang menyebutkan dengan nama telaga kembar, arti dari penglion sendiri adalah cermin, keindahan yang terlihat tak kalah dari telaga warna itu sendiri, riak air di telaga ini hampir tak terlihat serta kejernihannya mampu dengan baik memantulan obyek yang dipantulkan sehingga tampak menyerupai cermin.

Mitos dari masyarakat setempatpun menyertai keindahan telaga pengilon, jika seseorang bercermin dimana mengarahkan wajahnya ke telaga ini bila terlihat cantik atau tampan maka orang tersebut mempunyai sifat dan hati yang bersih, namun jika sebaliknya maka orang tersebut mempunyai sifat dan hati yang kotor, hingga sekarang masyarakat dieng masih mempercayai cerita turun temurun ini.

Untuk yang merencanakan berlibur panjang fasilitas dari penginapan yang dapat ditemukan di lokasi wisata dieng terbilang cukup baik, dimana penginapan berupah rumah tinggal yang dikelola penduduk dataran dieng itu sendiri, anda dapat memilih tinggal satu atap atau terpisah, jika menginap di rumah yang sama dapat berinteraksi langsung dengan penduduk asli dieng.

Follow Me :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.