25 views

Candi Borobudur

Malioboro Pos

Candi Borobudur didirikan pada abad ke VIII M, oleh Wangsa Sailendra yaitu Wangsa dari kerajaan Mataram Budha. Dimulai pada masa pemerintahan Raja Samaratungga, yang masih berupa bangunan dasar (pondasi) dan diselsaikan pembangunannya oleh Dewi Dyah pramodo whardani istri raja rakai pikatan. Candi ini merupakan candi bercorak budha karena pendirinya beragama budha. Pada masa itu kerajaan mataram berkembang dua agama besar yaitu Budha dan Hindu.
Bila dilihat dari bentuk bangunannya, candi borobudur merupakan tumpukan batu berbentuk bujur sangkar yang semakin keatas semakin mengecil, dengan beratus ratus stupa dan relief yang menghiasinya.

Tubuh candi borobudur terdiri dari tiga tingkatan utama yaitu: 1. Kamadatu (dasar candi), 2. Rupadhatu (tubuh candi), 3. Arupadhatu (mahkota candi). Hal ini disesuaikan dengan kepercayaan umat budha bahwa tingkat kehidupan manusia di dunia terbagi dalam 3 tingkatan: kamadhatu artinya dunia seperti sekarang ini yang dipenuhi oleh nafsu angkara murka dan keserakahan, rupadhatu artinya manusia mulai meninggalkan nafsu keduniawian walupun terkadang masih tergoda, arupadhatu artinya manusia sudah mencapai soksa yaitu tingkat kesempurnaan terakhir yang dicapai manusia.
Di sekililing candi dapat kita temui relief (lukisan timbul/paduan seni lukis dan pahat) yang menceritakan perjalanan hidup sang budha sidharta gautama sejak dia kecil hingga menjadi sang budha.untuk mendapatkan gambaran utuh perjalanan hidup sang budha tersebut kita harus mengelilingi candi dengan cara berjalan dengan arah berlawanan dengan arah jarum jam dimulai dari pintu sebelah timur, dalam upacara disebut Pradaksina.
Selain itu candi borobudur banyak memiliki patung yang berjumlah 504 buah mengisi setiap relung maupun stupa. Dilihat secara sepintas bentuk patung tersebut hampir sama hanya posisi dan bentuk tangannya saja yang berbeda disesuaikan dengan arah menghadap yang dimaksud yaitu: Dyani mudsa yang artinya bersemedi menghadap kearah barat, Abaya Mudsa yang artinya menentramkan menghadap kearah utara, Wara Mudsa yang artinya memberi sedekah menghadap selatan, Bhumiparsa Mudsa yang artinya memanggil bumi sebagai saksi menghadap timur dan Dharmacakra Mudsa yang artinya memutar roda dharsa berada dipusat.
Candi borobudur yang berdiri megah sekarang ini merupakan hasil rekonstruksi (pemugaran) yang dimulai tahun 1814 oleh Raffles dan tahun 1817 bukit borobudur dibersihkan dari semak belukar selanjutnya pada tahun 1900 dibentuk panitia khusus perencanaan penyelamatan borobudur dan ditunjuk lah Van Erp Insinyur Zeni angkatan darat untuk memulai pemugaran pertama tahun 1907.
Berkat bantuan UNESCO borobudur dapat diselamatkan dan dipugar sampai tahun 1983 diresmikan oleh Presiden Soeharto.
Demikian gambaran singkat tentang Candi Borobudur, untuk lengkapnya dapat kita tanyakan pada guide dan browser internet dan lainnnya misalnya bagaimana Borobudur ketika ada Gempa bumi Yogyakarta 2010.

Follow Me :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.